Menurut Kantor Berita ABNA, Menurut laporan TASS, Alexander Fomin, Wakil Menteri Pertahanan Rusia hari Sabtu (02/05/2020) mengatakan, "Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan Uni Eropa, sementara gagal membantu Italia melawan penyakit mematikan Covid-19, tetapi masih berusaha menuduh Rusia."
"Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa negara-negara Barat dan Uni Eropa tidak dapat mencapai tujuan potensial NATO mereka dan gagal membangun semangat solidaritas dalam organisasi," ungkap Wakil Menhan Rusia.
"Setelah Rusia mengirim pakar militer untuk membantu Italia, beberapa negara secara tidak adil menuduh Rusia sebagai mata-mata," tandas Fomin.
Wakil Menhan Rusia menekankan bahwa Moskow tidak akan memperhatikan kebohongan ini dan tetap melanjutkan bantuannya.
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte sepakat dalam percakapan telepon pada 21 Maret bahwa Rusia akan mengirim bantuan yang diperlukan ke Italia dalam perang melawan penyakit Covid-19.
Rusia kemudian mengirim 15 pesawat yang membawa peralatan diagnosa dan disinfektan ke Italia, bersama dengan sekitar 100 ahli virologi Kementerian Pertahanan.
Italia memiliki tingkat infeksi coronavirus yang tinggi di antara negara-negara Eropa.
342/