(ABNA24.com) Brigjen Saree dalam konferensi pers di Sana'a, Rabu (18/3/2020), menambahkan Saudi menerjunkan tentara bayaran ke al-Jawf dan selama operasi ini, Saudi melakukan 250 serangan udara, tapi dihalau oleh sistem pertahanan udara militer Yaman.
"Divisi drone militer Yaman melakukan 54 operasi menggunakan berbagai jenis rudal, yang menargetkan sasaran militer dan kepentingan ekonomi musuh. Operasi ini menyebabkan banyak kerugian jiwa dan materi di pihak Saudi," ungkapnya.
Brigjen Saree menegaskan bahwa sistem pertahanan udara militer Yaman menghalau jet-jet tempur Saudi dan berhasil menembak jatuh salah satu darinya.
"Divisi artileri militer Yaman juga telah mematahkan pertahanan musuh. Pasukan Yaman dengan senjata ringan dan semi-berat berhasil memukul mundur tentara musuh," ujarnya.
.............
340