(ABNA24.com) Seperti dilaporkan IRNA, Sayid Abbas Mousavi Rabu (19/02) menyatakan, di perundingan dengan Menlu Belanda Stephanus Abraham Blok dan Menlu Austria Alexander Schallenberg selain dibicarakan hubungan bilateral dan pertukaran pandangan mengenai isu-isu penting internasional dan regional, juga akan disampaikan protes Republik Islam Iran terkait sikap Eropa yang tidak menjalankan komitmennya di JCPOA serta sikap pasif mereka terhadap pemaksaan undang-undang lintas batas Amerika.
"Selain itu, di perundingan ini akan ditekankan prinsip bahwa keamanan Teluk Persia dan Selat Hormuz hanya dapat terealisasi melalui partisipasi dan interaksi kolektif negara-negara kawasan ini," papar Mousavi.
.............
340