(ABNA24.com) Mark Esper Selasa (03/12) saat diwawancarai Reuters mengatakan, penarikan pasukan AS dari Afghanistan tidak berkaitan dengan keharusan tercapainya kesepakatan dengan milisi Taliban.
Seraya mengisyaratkan jumlah pasukan AS yang dijadwalkan akan ditarik dari Afghanistan, Mark Esper menjelaskan, "Saya yakin bahwa kita mampu mengurangi jumlah pasukankita di Afghanistan dan juga Saya yakin bahwa Kabul tidak akan menjadi pangkalan aman bagi teroris untuk menyerang Amerika."
Pemerintah Donald Trump bulan lalu secara mendadak menghentikan perundingan dengan milisi Taliban untuk mengakhiri perang 18 tahun di Afghanistan.
Trump di akun twitternya mengklaim bahwa dirinya dijadwalkan beretmu dengan delegasi Taliban di Camp David, tapi mengingat milisi tersebut baru-baru ini meledakkan bom di Kabul, maka ia membatalkan pertemuan tersebut.
Dijadwalkan pertemuan ini menuntaskan kesepakatan yang yang diraih di perundingan musim dingin tahun lalu.
Kesepakatan ini berisi pengurangan pasukan AS di Afghanistan dari 14 ribu menjadi 8600 dan sebaliknya Taliban berkomitmen untuk terlibat perundingan langsung dengan pemerintah Afghanistan serta berbagai kelompok teroris internasional seperti al-Qaeda dikecam.
Sekaitan dengan ini, Esper beberapa waktu lalu mengatakan bahwa militer Amerika atas instruksi presiden, meningkatkan operasi mereka terhadap milisi bersenjata.
..........
340