(ABNA24.com) Menurut laporan al-Alam, Gantz dan Benjamin Netanyahu, ketua Partai Likud hari Selasa (19/11) malam menggelar pertemuan untuk membentuk kabinet koalisi, namun pertemuan tersebut berakhir tanpa hasil.
Rivlin hari Ahad meminta Netanyahu dan Gantz menyingkirkan friksi di antara mereka dan mencapai kesepakatan pembentukan kabinet.
Gantz memiliki waktu untuk membentuk kabinet hingga Rabu malam.
Presiden Israel 21 Oktober, setelah kegagalan Netanyahu membentuk pemerintahan, menginstruksikan Gantz, sebagai pemenang pemilu parlemen terbaru, untuk membentuk kabinet.
Pemilu parlemen Israel digelar Selasa (17/11). Di pemilu parlemen kedua selama delapan bulan terakhir, baik Partai Likud maupun Blue and White gagal meraih 61 kursi sehingga mereka mampu membentuk kabinet non koalisi.
Berdasarkan pengumuman komisi pemilihan umum Israel, Partai Blue and White yang dipimpin Benny Gantz di pemilu ini meraih 33 kursi dan Partai Likud meraih 32 kursi parlemen.
Dengan kegagalan Gantz membentuk pemerintahan, penyelenggaraan pemilu parlemen ketiga kurang dari satu tahun merupakan peluang paling besar untuk membentuk kabinet baru di Israel.
/129
21 November 2019 - 07:31
Kode berita: 988502
Benny Gantz, ketua partai Blue and White serta penanggung jawab pembentukan kabinet Israel Rabu (20/11) malam kepada Presiden Reuven Rivlin menyatakan bahwa dirinya gagal membentuk kabinet.