(ABNA24.com) Mereka, seperti dilansir media Sputnik, Ahad (14/7/2019) menuturkan dinas intelijen AS dan Inggris sedang berusaha memproduksi dan menyebarkan informasi palsu tentang orang-orang yang dekat dengan Putin dan para pejabat senior Kementerian Pertahanan Rusia.
"Kampanye yang dikoordinasikan oleh dinas intelijen Barat ini bertujuan untuk mendiskreditkan orang-orang yang dekat dengan Putin," kata mereka.
Menurut para pejabat militer Rusia, dinas intelijen AS dan Inggris telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia dengan berbekal informasi menyesatkan.
Informasi palsu ini disebarkan di media-media dunia termasuk jaringan media milik milyarder Amerika seperti George Soros dan Bill Browder.
Moskow menganggap tindakan itu sebagai intervensi langsung dalam urusan Rusia dengan tujuan merusak stabilitas dan melemahkan kapasitas ekonominya.
/129