(ABNA24.com) Perdana Menteri rezim Zionis, menyampaikan kekhawatiran atas langkah kedua pemangkasan komitmen Iran dalam kesepakatan nuklir JCPOA.
Benjamin Netanyahu, seperti dilaporkan televisi al-Alam, Ahad (7/7/2019) menyebut langkah Iran meningkatkan level pengayaan uranium sebagai tindakan berbahaya.
Dia meminta Inggris, Prancis dan Jerman untuk menjatuhkan sanksi atas Iran.
Sebelum ini, Deputi Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi mengumumkan batas waktu 60 hari yang diberikan Iran kepada Eropa sudah berakhir.
"Karena Eropa tidak mampu memenuhi tuntutan Iran dalam kerangka JCPOA, maka Tehran mengambil langkah kedua penurunan komitmen nuklirnya," tegasnya dalam konferensi pers di Tehran.
/129