(ABNA24.com) Medical City terbesar di Asia Barat hari Selasa (18/06) diresmikan di Alborz, barat Tehran dan dipamerkan pula sembilan jenis obat baru.
Menurut laporan IRNA, Menteri Kesehatan Iran, Saeed Namaki di acara peresmian Medical City ini seraya menjelaskan bahwa 97 persen kebutuhan obat-obatan Iran diproduksi di dalam negeri menambahkan, obat-obatan asing hanya menempati tiga persen di pasar Iran dan senilai 1,3 miliar dolar. Sementara obat-obatan dalam negeri yang menjamin kebutuhan 97 obat di negara ini telah menyumbang pajak sebesar 550 juta dolar.
Di acara peresmian medical city dan distrik obat-obatan terbesar di Asia Barat, juga dipamerkan produk obat baru seperti Sertraline hydrochloride untuk mengobati depresi, Dapoxetine hydrochloride untuk mengobati infertilitas pria, Ticagrelor untuk mencegah penggumpalan darah, Fusidate Sodium untuk mengobati infeksi kulit.
Selain itu juga dipamerkan obat baru Osteoarthritis untuk mengobati peradangan sendi dan Vitiligo untuk mengobati plak dan bintik-bintik serta dua produk sel Ricclosel dan Ronaldromesl.
Dua obat lainnya yang dipamerkan di acara ini adalah Vinorelbine untuk mengobati kanker payudara dan Edaravone untuk mengobati pasien yang mengidap stroke.
/129
19 Juni 2019 - 06:59
Kode berita: 952538
Medical City terbesar di Asia Barat hari Selasa (18/06) diresmikan di Alborz, barat Tehran dan dipamerkan pula sembilan jenis obat baru.