(ABNA24.com) Juru bicara militer Yaman mengumumkan, dalam serangan drone ke bandara internasional Abha, Arab Saudi, yang menjadi target adalah radar kontrol pelayaran.
IRIB (15/6/2019) melaporkan, Brigjen Yahya Saree, Jumat (14/6) mengatakan, selama agresi militer Saudi ke Yaman masih berlanjut, serangan ke bandara-bandara dan pangkalan militer negara itu akan terus ditingkatkan.
Jubir militer Yaman juga menghimbau perusahaan-perusahaan penerbangan sipil untuk menjauh dari bandara dan pangkalan militer udara Saudi.
48 jam pasca serangan ke menara pengawas bandara internasional Abha, di selatan Saudi, drone-drone Yaman kembali membombardir bandara ini pada Jumat (14/6) dinihari.
Militer Yaman sebelumnya mengumumkan, bandara internasional Abha diserang oleh sejumlah drone Qasef K-2 sehingga terpaksa berhenti beroperasi untuk sekian lama.
/129
15 Juni 2019 - 05:51
Kode berita: 950950
Juru bicara militer Yaman mengumumkan, dalam serangan drone ke bandara internasional Abha, Arab Saudi, yang menjadi target adalah radar kontrol pelayaran.