(ABNA24.com) Panglima angkatan bersenjara Republik Islam Iran, Mayjen. Abdolrahim Mousavi mengatakan, peristiwa yang terjadi di Uni Emirat Arab dan Irak seiring kedatangan Amerika ke kawasan bukan kebetulan dan tujuan dari Iranphobia adalah memeras Arab.
Menurut laporan IRNA, Abdolrahim Mousavi Rabu malam (22/05) di kongres rakyat yang digelar di kompleks makam Shāh Abdol-Azīm di kota Rey, selatan Tehran menambahkan, dengan mencermati secara detail peristiwa terbaru di kawsan, kita akan menyadari bahwa bangsa Iran dengan kesulitannya, komitmennya terhadpa prinsip dan cita-cita revolusi setiap hari kian kuat.
Panglima militer Iran ini seraya menjelaskan bahwa Amerika harus memahami keamanan Timru Tengah akan dijaga oleh negara kawasan menekankan, musuh harus menyadari bahwa mereka tidak akan menjadi segalanya dengan percikan pertama.
Mayjen Mousavi seraya mengisyaratkan bahwa Iran selama 40 tahun membela kehormatan, agama dan tanah airnya mengatakan, bangsa Iran melawan setiap ancaman.
/129
23 Mei 2019 - 08:33
Kode berita: 943676
Panglima angkatan bersenjara Republik Islam Iran, Mayjen. Abdolrahim Mousavi mengatakan, peristiwa yang terjadi di Uni Emirat Arab dan Irak seiring kedatangan Amerika ke kawasan bukan kebetulan dan tujuan dari Iranphobia adalah memeras Arab.