Menurut Kantor Berita ABNA, Komisi HAM Internasional merilis laporan sesuai tinjauan satelit terdapat sekitar 288 desa penduduk Rohingnya yang habis terbakar dalam insiden pengusiran warga muslim Rohingnya oleh kelompok Budha Radikal yang didukung militer Myanmar.
Organisasi PBB tersebut melaporkan dari 866 desa disejumlah titik yang berbeda di provinsi Rakhine terdapat 288 desa yang habis terbakar baik separuh maupun keseluruhannya.
Gambar satelit menunjukkan perkampungan-perkampungan muslim habis terbakar sementara perkampungan yang menjadi pemukiman warga Budha tetap utuh dan tidak mendapat gangguan. Dibakarnya perkampungan muslim Rohingnya menjadi penyebab ribuan warga muslim Rohingnya meninggalkan kampung halamannya dan mencari suaka di negeri tetangga khususnya di Bangladesh.
Disebutkan komisi HAM PBB sekitar 582 ribu warga muslim Rohingnya kehilangan rumah dan sementara melakukan perjalanan mencari suaka ke Bangladesh.
Meski telah mendiami sejumlah perkampungan di Rakhine sejak ratusan tahun lalu, warga muslim Rohingnya tidak mendapat pengakuan resmi sebagai warga negara dari pemerintah Myanmar.