5 September 2017 - 12:59
Kekerasan Masih Terjadi di Rakhine, Pemerintah Malaysia Usir Dubes Myanmar

Kekerasan Masih Terjadi di Rakhine, Pemerintah Malaysia Usir Dubes Myanmar

Menurut Kantor Berita ABNA, pemerintah Malaysia melanjutkan protes kerasnya pada pemerintah Myanmar atas kekerasan yang terjadi di Rakhine State yang menelan korban jiwa dari warga muslim Rohingnya dengan meminta Kepala Duta Besar Myanmar beserta staffnya untuk segera angkat kaki dari Malaysia selasa (5/9). 

Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Sri Hanifah Aman mengatakan, "Kekerasan bahkan genocida yang kembali terjadi pada warga muslim di Myanmar menunjukkan ketidak pedulian pemerintah Myanmar untuk menciptakan suasana kondusif dan memberikan keamanan pada warga minoritas Rohingnya di Myanmar."

Ia menambahkan kejahatan kemanusiaan yang terjadi di Myanmar harus diajukan ke PBB untuk diperiksa dan diadili. 

Menurut laporan Komisi PBB untuk Pengungsi lebih dari puluhan ribu warga minoritas Rohingnya meninggalkan kampung halamannya untuk menyelamatkan diri dan meminta suaka di negara-negara tetangga. Mereka dengan menggunakan perahu melintasi perbatasan Myanmar menuju Bangladesh. 

Pemerintah Myanmar mengkonfirmasi ada lebih dari 2600 rumah warga Rohingnya dibagian utara negara tersebut dibakar militer dengan maksud menghentikan perlawanan dari kelompok radikal bersenjata warga Rohingnya.