Menurut Kantor Berita ABNA, Syahid Muhsin Hujjaji diberitakan ditangkap oleh gerombolan ISIS senin (7/8) dan setelah ditahan selama 2 hari ia kemudian dieksekusi mati dengan dipenggal kepalanya sampai terpisah dengan tubuhnya. Pemuda Iran tersebut adalah salah seorang komandan dari laskar 8 Najaf Asyraf yang ditugaskan untuk menjaga makam suci Sayyidah Zainab as di Suriah dari ancaman penghancuran kelompok teroris.
Berikut ini video saat syahid asal kota Najaf Abad Esfahan ini berpamitan dan dilepas oleh keluarganya untuk berangkat menuju Suriah. Saat berpamitan suasana haru telah tampak dari video yang beredar di media sosial ini. Mencium kaki kedua orangtua saat berpamitan dan memohon restu menunjukkan ketinggian adab Syahid Muhsin Hujjaji. Ia meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih balita. Kesyahidannya yang tragis membuat murka komandan brigade Quds-IRGC Jenderal Qasem Solaemani yang bersumpah untuk menghabisi gerombolan teroris ISIS sampai orang yang terakhir.