29 Juli 2017 - 11:56
Pematahan Blokade Masjid al-Aqsa, Sebuah Kemenangan Besar

Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) menilai menyerahnya rezim Zionis Israel terhadap keinginan dan tekad rakyat Palestina, dan diakhirinya langkah-langkah keamanan ketat di Masjid al-Aqsa oleh rezim ini sebagai hasil dari Muqawama (perlawanan) dan sebuah kemenangan besar.

Menurut Kantor Berita ABNA, Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) menilai menyerahnya rezim Zionis Israel terhadap keinginan dan tekad rakyat Palestina, dan diakhirinya langkah-langkah keamanan ketat di Masjid al-Aqsa oleh rezim ini sebagai hasil dari Muqawama (perlawanan) dan sebuah kemenangan besar.

Seperti dilansir IRNA, Hizbullah Lebanon menyatakan hal itu dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis (27/7/2017).

Hizbullah menegaskan, tujuan tindakan represif terbaru di al-Quds oleh rezim Zionis dan pemasangan gate-gate pemeriksaan di pintu-pintu masuk Masjid al-Aqsa adalah untuk mendominasi simbol Islam ini dan menjauhkannya dari bangsa Arab dan umat Islam.

Disebutkan pula bahwa langkah rezim Zionis yang mengakhiri blokade Masjid al-Aqsa menunjukkan bahwa Muqawama dan penentangan terhadap musuh serta ketidakpatuhan kepada organisasi-organisasi yang mengejar penyerahan diri rakyat Palestina merupakan opsi tunggal untuk merealisasikan kemenangan dan membebaskan bumi Palestina serta mengembalikan tempat-tempat suci Islam.

Sementara itu, sumber-sumber Palestina menyebutkan bahwa rezim Zionis telah mencabut pagar-pagar dan penghalang keamanan di pintu gerbang al-Asbat dan sekitar Masjid al-Aqsa.

Ribuan warga Palestina meneriakkan kalimat Takbir dan masuk ke Masjid al-Aqsa pada hari Kamis. Peristiwa ini terjadi setelah rezim Zionis mencabut penghalang dan gate-gate keamanan di pintu-pintu masuk Masjid al-Aqsa yang selama dua pekan ini dipasang di sana.