Menurut Kantor Berita ABNA, Komite Parlemen untuk Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Iran akan membahas sebuah rencana tindakan balasan terhadap keputusan Senat AS untuk menjatuhkan sanksi baru kepada Tehran.
Kamal Dehqani Firouzabadi, wakil ketua komite tersebut pada Sabtu (17/6/2017) mengatakan, komite akan merencanakan langkah itu dalam sebuah sesi terbuka pada 2 Juli setelah reses dua minggu parlemen.
Senat AS pada hari Kamis dengan sangat mayoritas merilis sebuah undang-undang yang menjatuhkan sanksi kepada Iran atas program rudalnya.
Draft undang-undang tersebut masih harus melewati Dewan Perwakilan Republik dan harus mendapat persetujuan Presiden Donald Trump sebelum resmi menjadi undang-undang.