16 Mei 2017 - 10:26
Hadirkan Pembicara Iran, STFI Sadra adakan Kuliah Umum "Mesianisme"

Sekolah Tinggi Filsafat Islam (STFI Sadra) pada senin (15/5) menghadirkan dosen tamu internasional Dr. Seyed Razi Mousavi gilani dari lembaga Pusat Riset Mesianisme di Iran sebagai pembicara pada kuliah umum yang terselenggara di aula al Mustafa STFI Sadra Jakarta.

Menurut Kantor Berita ABNA, Sekolah Tinggi Filsafat Islam (STFI Sadra) pada senin (15/5) menghadirkan dosen tamu internasional Dr. Seyed Razi Mousavi gilani dari lembaga Pusat Riset Mesianisme di Iran sebagai pembicara pada kuliah umum yang terselenggara di  aula al Mustafa STFI Sadra Jakarta. Kuliah umum yang  dihadiri sejumlah dosen dan mahasiswa tersebut mengambil tema Mesianisme Prespektif Islam. 

Pimpinan lembaga peneliti dan ahli tema mesianisme Dr. Gilani menyampaikan bahwa tema mesianisme selama ini hanya dibahas sebatas tema keyakinan, padahal keyakinan ini dalam prespektif islam memiliki signifikansi dan pengaruh yang kuat dalam menentukan arah kehidupan umat manusia.

Dalam presentasinya Dr. Gilani dengan lugas menyampaikan bahwa Idiologi mesianisme prespektif Islam adalah dalam bentuk konsep Mahdawiat, ia selain efektif sebagai tema ilmiah juga tak lepas dari pengaruhnya yang signifikan dalam kehidupan dan yang dapat menjadi titik temu tidak hanya bagi madzhab-madzhab dalam islam tapi juga bagi agama-agama dunia, meskipun terdapat hal-hal yang parsial yang berbeda antar mereka.

"Kalau dalam sejarah idiologi umat manusia dari masa otoritas gereja, Renaissance, Modernisme dan posmodernisme, semua menawarkan isme sebagai produk budaya yang memiliki daya tarik dan daya jual untuk menjadi landasan tujuan hidup, kini bukankah Islam memiliki mahdawiat untuk ditawarkan, apalagi kalau ia bukan menjadi klaim satu madzahb tertentu tapi semua madzhab dan bahkan agama-agama." Lanjutnya.