Menurut Kantor Berita ABNA, Reza Perestes pemuda Tehran berusia 25 tahun dengan wajah dan penampilan mirip Lionel Messi bintang sepakbola Argentina dan Barcelona membuatnya menjadi populer. Dalam wawancaranya dengan majalah Mehr, ia mengatakan, "Dari dulu saya sering disebut mirip Messi. Baik oleh teman-teman maupun oleh keluarga sendiri. Namun saya tidak begitu peduli. Dan bagi saya, tidak ada pengaruh dan pentingnya jika mirip dengan orang yang terkenal. Sampai beberapa bulan lalu, sesuai saran dan desakan keluarga sayapun mengubah tampilan wajah saya untuk benar-benar menyerupai Messi, saya niatnya hanya lucu-lucuan, namun keluarga malah mengirimkan foto saya yang benar-benar mirip Messi ke majalah."
"Majalah itupun memuat foto saya, yang membuat saya jadi tenar, dan menjadi ketakjuban banyak orang. Bagaimana bisa, seseorang yang tidak punya hubungan kekerabatan sedikitpun bahkan beda negara namun memiliki kemiripan yang hampir 100%." Tambahnya.
Reza Perestes lahir di Tehran tahun 1992. Saat ini seorang mahasiswa jurusan tata kota. Ayahnya yang fanatik sepakbola sejak 6 tahun lalu, sering menyatakan puteranya itu mirip Messi, namun Reza sendiri menolaknya. Sampai 6 bulan lalu, ayahnya memintanya untuk mengenakan jersey Barcelona dan Argentina serta mencukur jenggot dan rambutnya sesuai potongan Messi yang asli. Ayahnya mengirim foto Reza kesejumlah media olahraga yang membuat heboh keesokan harinya setelah foto-foto Reza yang benar-benar mirip Messi ditampilkan dihalaman depan majalah.
Dalam wawancaranya dengan Majalah Mehr, Reza Perestes berkata, "Walaupun banyak yang percaya saya benar-benar mirip Messi, namun tidak sedikit juga yang curiga, bahwa saya sebelumnya telah melakukan operasi bedah plastik untuk menyerupai Messi. Namun itu sudah dibantah, dengan dimuatnya foto-foto masa remaja dan masa kecil saya, yang juga memang benar-benar mirip Messi. Saya hanya mencukur jenggot saja sesuai gaya potongan jenggot Messi, tidak melakukan operasi apa-apa."
Setelah fotonya ditampilkan di majalah, Reza Perestes tiba-tiba jadi terkenal. Setiap keluar rumah dan ditemui dijalan, ada saja yang memintanya untuk foto bersama. Tawaran untuk tampil di tv dan diwawancarai di majalahpun berdatangan.
Reza Perestes menceritakan kejadian menarik mengenai kemiripannya dengan Messi. "Xavi Hernandes mantan pemain Barcelona yang sekarang membela al-Sad Qatar saat kedatangannya ke Iran untuk bertanding dengan Istiqlal dalam Liga Champion Asia, ketika melihat saya di jalan Tehran, segera minta bis dihentikan dan datang menemui saya. Dia bilang, saya benar-benar mirip Messi, bahkan menyebut saya Iranian Messi. Xavi menghadiahkan jarseynya pada saya. Ada seseorang yang hendak membelinya 600 juta real, namun saya tolak. Jersey itu sekarang saya pasang di dinding kamar saya." Ceritanya.
"Kejadian unik lainnya, sepupu saya di Stockholm Swedia punya kafe. Ia sering meminta saya untuk ke kafenya bahkan siap membayarkan saya tiket pesawatnya. Ternyata, ketika datang, dia mendadani saya menyerupai Messi, termasuk dengan gaya pakaian Messi. Saya tidak tahu sebelumnya, ia telah membuat poster yang menginformasikan akan ada acara jumpa fans dengan Messi di kafenya. Orang yang hadir sampai ribuan, dan ketika saya diminta keluar, orang-orang benar-benar percaya dihadapan mereka Messi yang asli. Khawatir terjadi sesuatu yang buruk, saya segera mengumumkan dengan mic bahwa saya bukan Messi, dan acara tersebut hanya candaan saja. Semua orang yang hadir tertawa dan tidak mempermasalahkan. Cerita tidak berhenti disitu, sewaktu pulang ke Iran, pesawat Qatar yang saya tumpangi, oleh pramugari saya diminta duduk di ruang VIP, karena mengira saya Messi. Saya jelaskan, saya bukan Messi dengan memperlihatkan paspor saya dan tujuan penerbangan saya ke Iran. Meski akhirnya mereka percaya saya bukan Messi, saya tetap diminta duduk diruang VIP." Ceritanya sambil tertawa.
"Kejadian lucu lainnya, tapi sebenarnya bikin sedih adalah sewaktu timnas Iran harus bertemu dengan timnas Argentina di Piala Dunia. Gol Lionel Messi dimenit terakhir di gawang Iran membuyarkan harapan rakyat Iran timnya bisa mendapat poin. Ayah saya mengucapkan selamat kepada saya, katanya gol saya telah membuatnya sakit hati. Saya juga malam itu menerima telepon dari teman-teman yang mengucapkan selamat atas gol Messi. Mereka bilang, sayalah yang membuat gol itu." Tambahnya lagi. "Ayah saya penggemar fanatik Real Madrid, dan setiap Messi mengalahkan tim kesayangannya itu, dia bilang kesaya, saya telah membuatnya sakit hati,"
Ketika ditanya, apakah Messi mengetahui keberadaannya yang seperti saudara kembar, Reza menjawab sambil tertawa, "Saya yakin Messi sudah tahu. Pasti Xavi menceritakan pertemuannya dengan saya pada Messi."
"Bagaimanapun saya bukanlah Messi. Saya tidak begitu menyukai sepakbola. Selain itu, saya tidak bisa 100 persen menyerupai gayanya. Seperti misalnya dia menyemir rambutnya, dan itu tidak saya lakukan. Karena ini di Iran, dan saya tidak mungkin ke kampus dengan rambut yang disemir. Meski demikian, saya bersyukur mirip dengan pemain sepak bola terbaik di dunia, bukan mirip Hitler yang telah membunuh banyak orang." Tutupnya.




