Menurut Kantor Berita ABNA, terbebasnya kota Palmyra dari ISIS belum berarti aman sepenuhnya. Dalam beberapa hari terakhir, tim penjinak bom dari kesatuan militer Suriah melakukan pembersihan disejumlah titik di kota Palmyra untuk menjamin tidak ada ranjau yang ditinggalkan ISIS saat meninggalkan kota bersejarah tersebut.
Palmyra atau disebut juga Tadmur, adalah diantara kota Suriah yang sempat berada dalam kendali pemberontak, sampai akhirnya berhasil direbut kembali oleh militer Suriah. Perang mengakibatkan kota bersejarah tersebut mengalami rusak parah dan tidak layak huni. Meski demikian sejumlah pengungsi telah kembali kekota tersebut, untuk memulai kembali kehidupan yang baru.