Menurut Kantor Berita ABNA, ribuan warga Irak pendukung Muqtada Sadr sabtu (11/2) berkumpul di Bundaran al Tahrir di kota Baghdad untuk melakukan aksi unjuk rasa. Demonstrasi dengan massa lebih besar tersebut merupakan aksi lanjutan dari demonstrasi yang sebelumnya dilakukan pada rabu (8/2) dengan tuntutan yang sama yaitu menyerukan reformasi pemilu di Irak.
Muqtada Sadr mengingatkan pengikutnya untuk tetap melakukan aksi di luar Baghdad Zona Hijau, perumahan gedung-gedung pemerintah dan kedutaan di Negara Irak. Aksi yang semulanya damai tersebut, kemudian berakhir ricuh. Terjadi bentrok antara aparat kepolisian dengan massa demonstran. Dikabarkan lima demontsran pendukung Muqtada Sadr tewas dalam bentrokan dengan aparat kepolisian.
Massa demonstran bertekad akan terus melakukan aksi unjuk rasa sampai tuntutan mereka dipenuhi. Mereka menuntut anggota komisi pemilu untuk dirombak dan dipilih anggota independen yang kompeten dan tidak berpihak pada kelompok politik manapun.













