Menurut Kantor Berita ABNA, anggota Dewan Ahli Majma Jahani Ahlul Bait As dan juga Sekjen Lembaga Internasional Pendekatan antar Mazhab Ayatullah Muhsin Araki dalam lanjutan kunjungannya di Indonesia, pada kamis (1/12) melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan ormas Ahlul Bait di kantor Islamic College di Jakarta. Pertemuan tersebut juga dihadiri Direktur IC, Hujjatul Islam Sayid Mufid Husaini.
Ayatullah Araki dalam pertemuan tersebut mengatakan, "Kita aktif dalam pengkajian filsafat, irfan dan fikih, dan memiliki wacana keilmuan yang banyak mengenai ketiga hal tersebut. Sekiranya kita semakin aktif menawarkan wacana-wacana ini untuk didiskusikan dengan pemikir-pemikir muslim lainnya dan semakin menggiatkan kegiatan-kegiatan ilmiah di negara-negara Islam, tentu akan sangat memberikan dampak positif dan kontribusi yang besar bagi wacana persatuan Islam."
Lebih lanjut ia mengatakan, "Kita juga memiliki kesiapan untuk terus mengadakan pertemuan ilmiah yang secara khusus menggagas persatuan dan pendekatan antar mazhab, kesiapan untuk semakin meningkatkan kerjasama khususnya kerjasama ilmiah antara Indonesia dan Iran."
"Memperat hubungan dan interaksi antara mahasiswa, dosen, dan ulama Indonesia dengan ulama dan santri Hauzah Ilmiah dan lembaga-lembaga pendidikan di Qom adalah suatu agenda yang sangat penting dan mendesak. Karena itu kegiatan-kegiatan yang mengarahkan kedekatan tersebut, sangat kami dukung." Tegasnya.
Lebih lanjut ulama Iran tersebut menegaskan aktivitas ormas-ormas dan lembaga-lembaga pendidikan Ahlul Bait di Indonesia harus diarahkan untuk semakin mendekatkan dan mengeratkan hubungan antar umat Islam sehingga agenda besar persatuan Islam bisa segera terwujud. Dalam kesempatan tersebut ia juga menyebutkan Indonesia saat ini telah menjadi contoh bagi negara-negara muslim lainnya tentang bagaimana membangun persatuan di tengah keragaman agama dan etnis.
Tampak hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PP IJABI, pimpinan DPP ABI, sejumlah tokoh dan ulama Islam lainnya serta pengelola IC Jakarta.