4 November 2016 - 10:07
Klaim Aksi Mendemo Ahok  Didukung Erdogan, Dubes Turki Membantah

Klaim sepihak pendemo bahwa Turki mendukung aksi menuntut Ahok ditangkap, dibantah kepala duta besar Turki, untuk Indonesia, Sander Grbz. Dalam pernyataannya, ia mengklarifikasi fotonya yang beredar viral di media sosial sebagai bentuk dukungan kepada peserta demo.

Menurut Kantor Berita ABNA, Salah seorang pengguna Facebook, Said Anshar yang juga pendukung aksi bela Al-Qur'an 4 November di Jakarta mengklaim kehadiran Kedutaan Besar Turki di Masjid Istiqlal kamis (3/11) sebagai bentuk dukungan Turki atas aksi demonstrasi yang digelar untuk menuntut agar Gurbernur Jakarta Basuki Cahaya Purnama atau Ahok ditangkap. 

Said Anshar menulis di laman Facebook pribadinya: “Road to Istana. ucapan salam dukungan dari Mr. Erdogan yang disampaikan staff kedubes Turki kepada peserta Aksi Bela Qur’an #BelaQuran #DukungAksi4November,” sembari memosting dua foto perwakilan negara Turki dengan peserta aksi damai di halaman Masjid Istiqlal.

Klaim sepihak tersebut dibantah kepala duta besar Turki,  untuk Indonesia, Sander Grbz. Dalam pernyataannya, ia mengklarifikasi fotonya yang beredar viral di media sosial sebagai bentuk dukungan kepada peserta demo. 

Meski dalam foto tersebut, dia terlihat berada di tengah kerumunan para peserta demo Ahok yang berada di Masjid Istiqlal namun Sander mengatakan dia bersama dengan Wakil Menteri Pertahanan Turki uay Alpay, hanya mengunjungi Monas dan Masjid Istiqlal. Dia mengatakan, kunjungan yang dilakukan di masjid terbesar Jakarta itu hanya sebentar saja. "Tentu saja tidak benar," katanya.

"Wakil Menteri Pertahanan Turki uay Alpay, yang sedang berkunjung ke Jakarta untuk menghadiri pameran INDO DEFENCE, mengunjungi Monas dan Masjid Istiqlal untuk melihat-lihat keindahan masjid itu dari luar, kemarin," lanjut Sander dalam pesan singkatnya.
Sementara itu, di luar masjid memang dipenuhi orang-orang yang menggunakan pakaian putih dengan syal hijau bertulis huruf Arab. Sander mengatakan mereka melihat bendera Turki dari mobil dinasnya dan mengambil foto bersamanya. "Orang-orang yang melihat bendera Turki dari mobil dinas saya, meminta berfoto bersama dengan Wamen Turki uay Alpay dan saya," lanjut dia.

Menurut Sander, acara jalan-jalan keliling Monas dan Masjid Istiqlal yang dia dan pejabat Turki lakukan kemarin itu tidak ada hubungannya dengan rencana demo besar-besaran di Jakata hari ini. Namun, di media sosial Indonesia, foto-fotonya jalan di depan Istiqlal menjadi viral.