26 September 2016 - 12:36
Sejumlah Negara Regional Menggantungkan Hidup pada AS

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, sejumlah negara regional menganggap legitimasi dan keberlangsungan hidupnya bergantung pada naungan dukungan Amerika Serikat.

Menurut Kantor Berita ABNA, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, sejumlah negara regional menganggap legitimasi dan keberlangsungan hidupnya bergantung pada naungan dukungan Amerika Serikat.

Muhammad Javad Zarif mengungkapkan hal dalam pertemuan dengan warga Iran yang tinggal di Amerika Serikat, Sabtu (24/9/2016).

"Perilaku sejumlah negara kawasan seperti Arab Saudi  adalah menempuh segala cara agar tidak kehilangan dukungan AS dan terus melobi para pejabat Amerika," kata Zarif di depan para expatriat Iran di New York.

Ia menambahkan, negara-negara seperti Arab Saudi memerlukan asing agar keamanannya terjamin dan bukan dari masyarakatnya sendiri. Ini adalah perbedaan Iran dengan mereka.

Zarif lebih lanjut menyinggung keamanan di Iran, dan mengatakan, ketika dunia mengkhawatirkan kawasan Timur Tengah dan gejolak ekstremisme yang akan mempengaruhi dunia, namun Iran dalam kondisi keamanan penuh.

Menurut Menlu Iran, keamanan di negaranya muncul dari dalam. Di bagian lain statemennya, Zarif menegaskan, rakyat Iran tidak akan pernah tunduk meskipun dengan semua tekanan dan ancaman.  

"Sanksi mengancam mata pencaharian masyarakat, namun sanksi tersebut tidak akan mampu memisahkan rakyat Republik Islam Iran dari cita-cita dan keyakinan mereka," tegasnya.

Zarif menuturkan, dengan penuh rasa percaya diri dan harapan, rakyat Iran harus berupaya mencapai masa depan yang lebih baik, dan warga Iran yang tinggal di negara-negara asing harus berusaha demi kemuliaan negara mereka.