14 September 2016 - 02:29
Pengelolaan Haramain Harus Berada di Tangan Dunia Islam

“Kalau pihak Arab Saudi mengelola pelaksanaan haji dengan benar, niscata tidak akan terjadi tragedi memilukan yang akan menelan korban jiwa dari jamaah haji sampai ribuan orang.”

Menurut Kantor Berita ABNA, Syaikh Maulawi Habiballah Hasam, ulama Afghanistan dalam pernyataannya selasa (13/9) menyebutkan, pengelolaan pelaksanaan haji seharusnya berada ditangan organisasi yang beranggotakan negara-negara Islam.

“Kalau pihak Arab Saudi mengelola pelaksanaan haji dengan benar, niscata tidak akan terjadi tragedi memilukan yang akan menelan korban jiwa dari jamaah haji sampai ribuan orang.” Tambahnya.

Ketua Dewan Syura Persaudaraan Islam Afghanistan tersebut melanjutkan, “Pengelolaan Riyadh pada pelaksanaan haji tahun-tahun sebelumnya sangat lemah, dan banyak kekurangan. Hal itulah yang membuat terjadinya tragedi Mina yang menelan korban terbanyak sepanjang pelaksanaan haji. Karena itu dunia Islam harus mendesak dibentuknya sebuah lembaga independent yang terlepas dari kepentingan-kepentingan politik, beranggotakan negara-negara muslim untuk bersama-sama mengelola Haramain.”

Dalam pernyataan lanjutannya, ulama Ahlus Sunnah Afghanistan tersebut juga mengecam pernyataan Mufti Arab Saudi yang menyebut muslim Iran sebagai orang-orang Majusi. Menurutnya pernyataan kontroversial tersebut dapat memecah belah persatuan kaum muslimin.