27 Juli 2015 - 18:13
Iran Kutuk Serangan Saudi di Wilayah Pemukiman Taiz

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengutuk serangan udara Arab Saudi terhadap wilayah pemukiman di Yaman Selatan, yang menewaskan dan melukai lebih dari 130 warga sipil.

Menurut Kantor Berita ABNA, Marzieh Afkham pada Sabtu (25/7) malam, mengatakan serangan Saudi di wilayah pemukiman dan pemboman target non-militer serta pembantaian warga sipil, bertentangan dengan prinsip dan standar internasional hak asasi manusia.

Dia meminta masyarakat dan lembaga-lembaga internasional yang bertanggung jawab dalam hal ini, untuk mengambil langkah yang diperlukan dan segera guna menghentikan serangan seperti itu.

Nyonya Afkham juga menyeru PBB untuk mengerahkan semua sarananya demi melindungi keselamatan dan keamanan warga sipil Yaman, khususnya anak-anak dan perempuan.

“Berlanjutnya serangan dan pengepungan Yaman tidak akan membawa sesuatu kecuali pertumbuhan ekstrimisme dan kegiatan-kegiatan kelompok teroris dan Al Qaeda,” tegasnya.

Menurut media-media setempat, dalam serangan hebat jet-jet tempur Saudi ke Provinsi Taiz, Yaman Selatan pada hari Sabtu, sedikitnya 70 orang tewas dan puluhan lainnya terluka. Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.

Kementerian Kesehatan Yaman dalam laporannya menulis sekitar 3 ribu orang tewas dan puluhan ribu lainnya terluka selama empat bulan serangan Arab Saudi ke negara itu.

Selain itu, sarana infrastruktur Yaman senilai miliaran dolar hancur dalam agresi Saudi.

Misi serangan Saudi di Yaman adalah mengembalikan Mansour Hadi, presiden pelarian negara itu ke tampuk kekuasaan. Hadi sebelum ini berkuasa di Yaman berdasarkan skenario Amerika-Saudi. (IRIB)