Menurut Kantor Berita ABNA, Hassan Rouhani mengemukan hal itu dalam pesan Nowruz 1934 Hs (tahun baru Persia) kepada rakyat Iran, Sabtu (21/3) seperti dilansir IRNA.
Ia mengatakan, untuk mewujudkan tiga tujuan ini akan diambil langkah-langkah baru dengan bantuan rakyat.
Rouhani lebih lanjut menyinggung berbagai kesuksesan pemerintah Iran di tahun lalu, dan menilai pengurangan inflasi, keluar dari resesi, peningkatan ekspor non-minyak, pengurangan ketergantugnan terhadap minyak, dan gerakan untuk mencapai kesejahteraan ekonomi, sebagai jerih payah dari para produsen, pengusaha dan semua rakyat Iran.
Mengingat harapan pemerintah Iran kepada karunia Allah Swt, dukungan rakyat dan petunjuk Pemimpin Besar Revolusi Islam, lanjut Rouhani, maka tahun baru adalah tahun di mana terdapat harapan yang lebih banyak di sektor kemakmuran dan kesejahteraan.
Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan oleh rakyat Iran di sektor Ekonomi Muqawama adalah jalur untuk mencapai kesuksesan-kesuksesan besar dalam kondisi disanksi dan ditekan.
Rouhani menuturkan, keberhasilan tim perunding nukilr Iran menunjukkan bahwa gerakan rakyat dan hubungan antara pemerintah dan rakyat serta saling percaya satu sama lainnya tidak terpengaruh oleh sanksi, dan bangsa Iran akan melanjutkan gerakan ini hingga mencapai kemenangan.
Di bagian lain pesannya itu, Rouhani menjelaskan bahwa sekarang tidak ada lagi "perlombaan" untuk menerapkan sanksi terhadap Iran, namun yang ada adalah kompetisi untuk berdialog dan mencapai pemahaman dengan negara ini, di mana kekuatan-kekuatan besar telah memahami bahwa sanksi dan ancaman bukan langkah efektif.
Ia menyebut hak nuklir bangsa Iran telah diakui, dan "organisasi sanksi" terhadap negara ini telah hancur.
Presiden Iran juga menyinggung hubungan negaranya dengan negara-negara lain, dan mengatakan, hubungan Iran dengan negara-negara tetangga telah meningkat di berbagai bidang, dan kebijakan Tehran adalah meredam ketegangan dan memperluas kerjasama. (IRIB)