13 Maret 2015 - 04:08
2014, Tahun Terkelam Sepanjang Sejarah Suriah

Disebutkan dari laporan tersebut bahwa tahun 2014 adalah tahun paling berdarah bagi Suriah sepanjang sejarah Negara tersebut berdiri. Di tahun 2014 sekitar 76 ribu warga sipil Suriah terbunuh dari jumlah total korban jiwa akibat perang 220 ribu orang sejak Negara tersebut dilanda konflik.

Menurut Kantor Berita ABNA, dari laporan lembaga kemanusiaan internasional seperti Save the Children dan Oxfam menyebutkan dari data yang dirilis dewan keamanan PBB, tahun 2014 adalah tahun terkelam sepanjang sejarah Suriah.

Dari laporan tersebut, oleh PBB dan lembaga internasional lainnya menyerukan agar konflik bersenjata di Suriah untuk segera dihentikan dan menuntut agar semua pihak yang terlibat melakukan gencatan senjata dan berpikir untuk berbicara mengenai perdamaian dan perbaikan sosial.

Disebutkan dari laporan tersebut bahwa tahun 2014 adalah tahun paling berdarah bagi Suriah sepanjang sejarah Negara tersebut berdiri. Di tahun 2014 sekitar 76 ribu warga sipil Suriah terbunuh dari jumlah total korban jiwa akibat perang 220 ribu orang sejak Negara tersebut dilanda konflik.

Disebutkan pula jumlah warga tidak hidup layak dan  membutuhkan bantuan kemanusiaan meningkat pesat, dari 1 juta orang di tahun 2013 menjadi 4,8 juta orang ditahun 2014. Jumlah anak-anak yang mengalami korban dibanding tahun 2013 bertambah 31 persen dan tahun 2014 dari total bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan, hanya bisa terpenuhi dan menanggung beban warga sipil yang menjadi sebanyak 57 persen.  

Senin [16/3] mendatang tercatat, konflik Suriah memasuki tahun kelima, dan belum ada tanda signifikan konflik bersenjata yang dipicu masuknya kelompok-kelompok teroris ke Suriah yang berambisi menjatuhkan Bashar Assad akan segera berakhir.

.