4 Maret 2015 - 16:28
Keberadaan ISIS Sepenuhnya untuk Kepentingan AS dan Zionis

“Tidak diragukan lagi, keterlibatan AS untuk menghentikan gerakan ISIS hanya sekedar untuk mencari simpatik dan tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Mengapa kita mengatakan demikian, karena salah seorang rahib Yahudi sendiri mengatakan, bahwa eksistensi ISIS adalah hadiah dari Tuhan untuk mereka. Sebab dengan keberadaan ISIS justru semakin memperkuat eksistensi Israel di Timur Tengah. Politisi mereka sendiri menegaskan, bahwa pilihan terbaik bagi mereka adalah, ISIS berhasil menguasai Baghdad dan semua kaum Syiah berhasil dihabisi.”

Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah al-Uzhma Nashir Makarim Shirazi dalam pertemuannya dengan panglima dan petinggi kesatuan militer Pasdaran Revolusi Islam di kantornya di kota Qom, Republik Islam Iran, senin [1/3], menyinggung masalah-masalah yang dihadapi umat manusia saat ini mengatakan, “Jika manusia mampu mengenal dan mendeteksi masalah-masalah yang mereka hadapi, maka mereka tidak akan kesulitan untuk mencari jalan keluar dan solusinya. Mampu mendeteksi masalah dengan baik adalah bagian dari penyelesaian masalah.”

Menyoal masalah yang dihadapi Iran akibat sanksi ekonomi yang diterapkan Barat, Ayatullah Makarim Shirazi berkata, “Negara memang sedang mengalami kesulitan ekonomi, termasuk dengan turunnya harga minyak di pasaran dunia. Namun kita harus tetap optimis dan yakin, bahwa semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Yang dibutuhkan adalah kesatuan tekad untuk duduk bersama, berdiskusi dan berpikir bersama untuk menemukan solusi terbaik.”

Pada bagian lain penyampaiannya, ulama marja taklid ini turut menyinggung masalah kekinian yang tengah dihadapi dunia Islam, yaitu fitnah kelompok takfiri yang semakin menggila. Beliau berkata, “Jika tidak dibarengi dengan kewaspadaan para ulama, dan bantuan tulus tanpa pamrih dari pemerintah Republik Islam Iran dalam menghadapi gerakan terorisme dan ISIS, maka kita tidak bisa memastikan kondisi apa yang akan terjadi di Irak dan Suriah hari ini. Namun dengan adanya fatwa ulama-ulama Islam yang sadar akan bahaya yang mengancam dan turut terlibatnya Republik Islam Iran dalam kemelut ini, Alhamdulillah, keburukan-keburukan yang lebih besar bisa dicegah.”

Ayatullah Makarim Shirazi selanjutnya menegaskan, “Di Suriah, pihak musuh telah mengerahkan semua kemampuan mereka dan mengeluarkan dana sebanyak-banyaknya untuk memuluskan ambisi mereka, namun sampai hari ini mereka tetap saja menemukan kegagalan. Kita optimis dan yakin, rakyat Suriah dalam perjalanan selanjutnya akan terus meraih kemenangan dan mampu keluar dari berbagai masalah yang sedang mereka hadapi, terutama dalam menghadapi agresi kelompok teroris dan takfiri yang telah membawa bencana dan musibah atas Negara mereka.”

“Titik tekan kita akan masalah ini adalah bahwa kita yakin akan kebenaran langkah yang telah diambil Iran, namun Barat sendiri ragu dan bimbang dengan keputusan-keputusan yang mereka ambil, bahkan tidak sepenuhnya tulus untuk benar-benar hendak membantu Suriah dan Irak untuk terbebas dari pengaruh terorisme dan teror dari kelompok takfiri. Sementara kita telah hadir sejak awal dengan segala ketulusan dan tanpa pamrih.” lanjutnya.

“Dan sangat disayangkan, sebagian dari Negara-negara Arab yang nota benenya adalah juga Negara-negara Islam, bahkan pejabat-pejabat dari mereka, mengambil langkah-langkah yang justru membuat konflik dan masalah ini semakin rumit dan pelik.” tambahnya lagi.

Ayatullah Makarim Shirazi mengatakan, “Kita benar-benar tidak habis pikir dan tidak paham dengan langkah-langkah yang telah mereka ambil. Apakah pemerintah Turki hendak membangun kembali Turki Utsmani yang itu hanya khayalan belaka atau ada hal lain yang hendak mereka tuju?”.

Menyinggung keterlibatan AS dan sekutunya dalam usahanya memerangi ISIS, ulama Iran ini menilai itu hanya tipu daya dan siasat AS saja yang hendak mencari simpatik masyarakat dunia. “Tidak diragukan lagi, keterlibatan AS untuk menghentikan gerakan ISIS hanya sekedar untuk mencari simpatik dan tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Mengapa kita mengatakan demikian, karena salah seorang rahib Yahudi sendiri mengatakan, bahwa eksistensi ISIS adalah hadiah dari Tuhan untuk mereka. Sebab dengan keberadaan ISIS justru semakin memperkuat eksistensi Israel di Timur Tengah. Politisi mereka sendiri menegaskan, bahwa pilihan terbaik bagi mereka adalah, ISIS berhasil menguasai Baghdad dan semua kaum Syiah berhasil dihabisi.”

Ayatullah Makarim Shirazi menekankan bahwa klaim permusuhan AS atas ISIS hanyalah bohong belaka, sebab menurutnya ISIS justru lahir dan besar oleh peran AS sendiri. “Berita terakhir yang kita dengar, tentara Irak berhasil menembak jatuh salah satu pesawat AS yang disebut membawa bantuan persenjataan dan mensuplai bantuan untuk pasukan ISIS. Kalau berita ini benar, maka analisa dan dugaan kita benar, bahwa AS dalam masalah ini memang tidak menunjukkan itikad yang baik, dan hanya mencari keuntungan sendiri.” jelasnya.  

“Tidak diragukan lagi, keberadaan ISIS justru memberi keuntungan bagi AS dan Barat. Dan secara alamiah AS tidak akan mungkin hendak terlibat kecuali mereka hendak meraih keuntungan dibalik konflik ini.” tambahnya lagi.

Pada bagian lain penyampaiannya, Ayatullah Makarim Shirazi juga menegaskan akan pentingnya menjaga persatuan nasional. Beliau berkata, “Kita harus memperkuat persatuan kita dari dalam. Memang kita tidak bisa menghindari ada perbedaan pandangan dan sikap politik namun itu tidak harus membuat kita lemah. Kita harus menyingkirkan segala bentuk perpecahan dan perselisihan dan dibutuhkan tekad dan kesungguhan untuk bersatu melawan musuh bersama.”