Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Sayid Ahmad Khatami, Khatib Jumat Tehran menyampaikan terimakasih atas kehadiran luas rakyat Iran dalam acara pawai memperingati kemenangan Revolusi Islam Iran. Ia mengatakan, “Loyalitas, tidak kenal lelah dan persatuan adalah pesan-pesan kehadiran jutaan rakyat Iran dalam acara ini.”
Menurut Khatami, keteguhan dan pengucapan kembali ikrar sumpah setia atas Islam, merupakan alasan utama kehadiran heroik rakyat dalam acara peringatan kemenangan Revolusi Islam Iran.
Ia menjelaskan, “Setiap langkah dalam pawai peringatan kemenangan Revolusi Islam Iran (22 Bahman/11 Februari) dihitung sebagai amal kebaikan dan mendapat pahala besar.”
Menurut Ayatullah Khatami, revolusi-revolusi dunia lambat laut kehilangan gariah dan vitalitasnya, akan tetapi Revolusi Islam Iran sebaliknya. Setiap tahun kehadiran masyarakat semakin bertambah.
“Landasan doktrin Wilayatul Fakih Imam Khomeini, Pendiri Republik Islam Iran, bukan saja mampu menjaga cita-cita Revolusi Islam tidak sampai luntur, bahkan dari hari ke hari urgensitasnya bertambah dan jumlah pendukungnya semakin banyak di seluruh penjuru dunia,” paparnya.
Terkait perundingan nuklir Iran, Khatami menerangkan, “Kelompok 5+1 khususnya Amerika Serikat berusaha melakukan penipuan, dan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dengan menggagalkan konspirasi musuh berkata, Jika ada kesepakatan, itu harus dicapai dalam satu tahap dan isinya harus jelas serta tidak bisa dirubah.”
Khatib Jumat Tehran juga menyinggung statemen petinggi Amerika terkait kehadiran Iran yang terpaksa di meja perundingan. Ia menegaskan, “Bangsa Iran menyusun program-programnya dengan bijaksana.” (IRIB)