9 Januari 2015 - 18:31
Khatib Jumat Tehran Desak Rezim Bahrain Stop Langkah Kekerasan

Khatib Jumat Tehran mendesak dihentikannya langkah-langkah kekerasan rezim Al Khalifa terhadap rakyat Bahrain.

Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Sayid Ahmad Khatami, Khatib Jumat Tehran, terkait kebangkitan damai rakyat Bahrain dan penangkapan Syeikh Ali Salman, Sekretaris Jenderal Gerakan Al Wefaq mengatakan, "Bahrain dilanda demonstrasi-demonstrasi damai rakyatnya, sementara rezim Al Khalifa menyikapinya dengan cara yang paling mengerikan."

Menurutnya ratusan warga Bahrain berada dalam penjara. Ia mengecam penangkapan Syeikh Ali Salman dan mengatakan, "Rakyat Bahrain akan meraih kemenangan dan rezim Al Khalifa akan tumbang."

Ayatullah Khatami juga menyinggung serangan teror di Paris, ia menuturkan, "Serangan teror di Perancis patut dikecam dan Islam tidak pernah mengizinkan pembunuhan orang tidak berdosa baik itu di Paris, Suriah, Irak, Yaman, Pakistan atau Afghanistan."

Khatib Jumat Tehran bertanya, siapa pelaku pembunuhan terhadap orang-orang tidak berdosa di negara-negara itu dan siapa yang menyediakan senjata bagi mereka ? "Dolar-dolar Amerika Serikat dan pound Inggris adalah faktor penyebab kasus-kasus pembunuhan tersebut," ujarnya 

Ayatullah Khatami menyebut para teroris sebagai didikan Barat khususnya Amerika.

Khatib Jumat Tehran juga berbicara tentang kehadiran luas masyarakat Iran dalam peristiwa heroik 9 Dey 1388 (Desember 2009). Ia mengatakan, "Unsur kesadaran, mengenal musuh dan kehadiran di saat yang tepat rakyat, telah menyebabkan para pemfitnah dukungan Amerika, rezim Israel dan Inggris gagal meraih tujuannya." (IRIB)