Menurut Kantor Berita ABNA, Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei memuji sikap tepat presiden dan pemerintah Republik Islam dalam menyikapi transformasi tragis Jalur Gaza.
Dalam pertemuannya dengan presiden serta anggota kabinet pada Senin (14/7), Rahbar seraya mengisyaratkan peristiwa menyedihkan Jalur Gaza dan pembantaian sadis warga tak berdosa khususnya perempuan dan anak-anak Palestina menekankan, "Isu Gaza merupakan musibah besar dan Rezim Zionis Israel mengobarkan tragedi ini dengan memanfaatkan kelalaian Dunia Islam."
"Pembantaian warga Gaza oleh Israel harus membuat sadar pemerintah dan bangsa Muslim serta meninggalkan friksi di antara mereka dan bersatu," ungkap Ayatullah Khamenei.
Dalam kesempatan tersebut, Rahbar menyinggung sejumlah ajaran mulia Nahjul Balaghah dan mengingatkan sejumlah poin akhlak. "Imam Ali as menilai solusi tunggal bagi manusia untuk terlepas dari sifat serta perilaku tak terpuji adalah menguasai hawa nafsunya melalui jalinan dan interaksi maknawi serta praktis dengan Tuhan," ungkap Rahbar.
Rahbar menyebut pembacaan al-Quran yang disertai dengan tadabbur dan memanfaatkan waktu berharga bulan suci Ramadhan termasuk solusi penting guna menjalin hubungan dengan Tuhan dan menguasai hawa nafsu.
Ayatullah Khamenei juga mengiyaratkan berbagai isu budaya dan menekankan bahwa kesalahan budaya tidak mudah untuk diperbaiki. "Sangat penting di bidang budaya diterapkan serta disadari kebijakan pemerintah dengan tepat," tambah Rahbar.
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menekankan, "Segala bentuk penyimpangan budaya dari rel pemerintah Islam akan menyebabkan kerusakan sistematis ideologi dan identitas sejati masyarakat." (IRIB)