- Menurut Kantor Berita ABNA, Lailatul Qadr adalah malam yang sangat penting. Guna memanfaatkan keutamaan malam ini secara lebih baik, marilah kita renungkan lima pesan Rahbar Ayatullah Ali Khamenei berikut ini:
- 1. Masukilah Lailatul Qadr dengan kesiapan spiritual
- “Di bulan Ramadhan, di siang dan malam harinya, cemerlangkanlah hati kita dengan zikir kepada Allah sehingga kita betul-betul siap memasuki Lailatul Qadr. Yakni malam yang lebih baik daripada seribu malam. Para malaikat menyambungkan bumi dengan langit dan mencahayakan setiap kalbu dengan cahaya anugerah Ilahi. Malam ini adalah malam keselamatan. Salamun hiya hatta matlaʻil fajr. Malam keselamatan dari penyakit hati, penyakit maknawi, penyakit materi, dan penyakit sosial yang sekarang ini sedang melanda seluruh bangsa dunia, termasuk bangsa muslim. Keselamatan dari semua ini mungkin didapatkan dengan syarat kita memasuki malam ini dengan kesiapan penuh.”
- 2. Kita harus memanfaatkan setiap saat Lailatul Qadr
- “Kita harus mengenal Lailatul Qadr dan memanfaatkan setiap saatnya. Kita harus bertindak sedemikian rupa sehingga pena takdir kita di malam-malam ini tertoreh sesuai dengan yang pantas bagi negara dan seluruh masyarakat mukmin kita.”
- 3. Kita harus menjauh dari kehinaan materi
- “Kita harus senantiasa optimis, berdoa, dan berdoa guna memanfaatkan malam-malam ini untuk melakukan mikraj spiritual, karena salat adalah fasilitas untuk mikraj seorang mukmin. Doa juga adalah mikraj mukmin dan Lailatul Qadr juga mikraj mukmin. Kita harus melakukan mikraj sehingga terbebaskan dari tempat sampah materi yang banyak umat manusia dunia terjebak di dalamnya ini. Ketergantungan, kebejatan etika, semangat menjajah, selalu ingin lebih, kerusakan, adalah kezalimaan adalah tempat sampah ruh manusia. Malam-malam ini harus bisa menjauhkan kita dari semua itu.”
- 4. Amal terbaik pada malam ini adalah doa
- “Amal terbaik pada malam ini adalah doa. Menghidupkan malam ini sebenarnya untuk berdoa, bertawasul, dan berzikir. Salat yang merupakan salah satu amalan sunah di malam ini sebenarnya adalah masifestasi doa. Dalam sebuah hadis disebutkan, doa adalah inti ibadah. Doa adalah berbicara dengan Allah. Pada dasarnya, doa adalah merasakan bahwa Allah sangat dekat dengan kita.” 5. Perhatikanlah makna doa
- “Doa-doa yang sampai kepada kita dari para manusia suci penuh dengan arti dan ungkapan cinta kasih dan irfan yang tinggi ... Saya mohon kawula kita harus memahami arti doa-doa ini. Ungkapan doa adalah ungkapan yang sangat indah dan menawan dengan kandungan yang sangat tinggi.” [shabestan]