21 Maret 2014 - 20:30
Hojjatul Islam Seddiqi Tekankan Partisipasi Luas Rakyat di Seluruh Sektor

Hojjatul Islam Kazem Seddiqi dalam khutbah shalat Jumat di Tehran seraya mengucapkan selamat tahun baru 1393 HS kepada seluruh rakyat Iran mengungkapkan, "Rakyat Iran di tahun ini akan memanfaatkan dengan baik peluang yang ada guna memperkokoh dan meraih prestasi lebih besar bagi mereka dan negaranya."

 

Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib Shalat Jumat Tehran, Hojjatul Islam Kazem Seddiqi  menilai memberi peluang rakyat untuk berpartisipasi dalam seluruh sektor ekonomi, produksi dan pembangunan negara sebagai dasar dari ekonomi muqawama.

 

 

 

Hojjatul Islam Kazem Seddiqi dalam khutbah shalat Jumat di Tehran seraya mengucapkan selamat tahun baru 1393 HS kepada seluruh rakyat Iran mengungkapkan, "Rakyat Iran di tahun ini akan memanfaatkan dengan baik peluang yang ada guna memperkokoh dan meraih prestasi lebih besar bagi mereka dan negaranya."

 

 

 

Penamaan tahun ini dengan Tahun Ekonomi dan Budaya dengan Tekan Nasional dan Manajemen Jihad oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei dinilai Hojjatul Islam Kazem Seddiqi sudah tepat . Ia juga menekankan urgensitas dijalankannya kebijakan ekonomi muqawama dengan benar dan mempersiapkan pendahuluan untuk melaksankan kebijakan tersebut.

 

 

 

Khatib shalat Jumat  Tehran menjelaskan, rakyat Iran dalam upayanya merealisasikan ekonomi muqawama harus menjamin negara dan budaya Islam mereka dari ancaman musuh Barat khususnya Amerika Serikat.

 

 

 

Menurut Hojjatul Islam Seddiqi, landasan utama ekonomi muqawama adalah memberi peluang kepada rakyat untuk terlibat di sektor ekonomi untuk membangun Republik Islam.

 

 

 

"Pemerintah Iran harus mempersiapkan peluang ini bagi rakyat sehingga mereka terjun ke medan produksi untuk menjamin keamanan konsumsi dan kebutuhan mereka. Dengan demikian berbagai kendala nasional khususnya di sektor produksi dan pertanian dapat diselesaikan," tambah khatib shalat Jumat Tehran.

 

 

 

Hojjatul Islam Seddiqi menyebut dasar pengetahuan sebagai salah satu karakteristik ekonomi muqawama. Ia menekankan, pengalaman membuktikan di mana saja ketika rakyat Iran terlibat dan memasuki medan, Republik Islam dengan mudah meraih kemenangan dalam kondisi sesulit apapun.

 

 

 

Seraya menekankan bahwa ekonomi muqawama tidak akan pernah terealisasi tanpa pengawasan dan pengalaman, Hojjatul Islam Seddiqi mengatakan, "Untuk sampai ke tujuan ini, semua potensi dan keahlian yang ada di dalam negeri harus dimanfaatkan secara maksimal sehingga negara ini dapat berdiri di atas kemampuannya sendiri di bidang ekonomi tanpa bergantung pada pihak lain."

 

 

 

Khatib shalat Jumat Tehran juga menekankan urgensitas perhatian lebih besar terhadap isu-isu budaya dan menandaskan, seluruh urusan masyarakat memiliki akar di bidang budaya dan hal penting ini harus diperhatikan dengan serius, karena manusia dapat meraih kesempurnaan di bawah bayang-bayang budaya yang tinggi.