3 Februari 2014 - 20:30
Mufti Saudi Akui Para Pemuda yang Berjihad di Suriah Tertipu

"Harus dijelaskan kepada mereka. Kenapa mereka harus pergi dan hanya jasadnya yang kembali kepada kita? Pada dasarnya kenapa mereka pergi ke wilayah-wilayah itu? Mungkin saja orang-orang ini adalah para pendosa. Mereka bahkan tidak pernah dilatih prinsip-prinsip militer yang paling sederhana sekalipun. Masalah ini hanya merugikan saja. Oleh karena itu mereka tidak boleh pergi untuk berperang. Sebagian pemuda, kendati menikmati hidup makmur, tertipu untuk ikut berperang di Suriah, ini tidak benar."

 

Menurut Kantor Berita ABNA, Di saat sebagian besar korban tewas warga asing dalam perang Suriah berasal dari Arab Saudi, Mufti Agung negara itu mengatakan, banyak pemuda kita yang tertipu dan terjerumus ke dalam jurang yang dinamakan "jihad".

 

Stasiun televisi Alalam (4/2) melaporkan, Abdul Aziz Al Syeikh, Mufti Saudi dalam menjawab pertanyaan tentang diperbolehkannya mencegah perginya para pemuda ke wilayah-wilayah dilanda perang dan krisis karena bahaya terjebaknya mereka dalam fitnah, mengatakan, "Harus dijelaskan kepada mereka. Kenapa mereka harus pergi dan hanya jasadnya yang kembali kepada kita? Pada dasarnya kenapa mereka pergi ke wilayah-wilayah itu? Mungkin saja orang-orang ini adalah para pendosa. Mereka bahkan tidak pernah dilatih prinsip-prinsip militer yang paling sederhana sekalipun. Masalah ini hanya merugikan saja. Oleh karena itu mereka tidak boleh pergi untuk berperang. Sebagian pemuda, kendati menikmati hidup makmur, tertipu untuk ikut berperang di Suriah, ini tidak benar."

 

Ia menambahkan, "Para pemuda itu tidak memiliki pengalaman dan miskin informasi. Orang-orang itu mengatakan kepada mereka untuk berjihad di jalan Tuhan tanpa menjelaskan kondisi yang sebenarnya."

 

Menurut Al Syeikh, salah satu bentuk jihad adalah memberikan bantuan finansial kepada para mujahid, juga jihad lisan, yaitu melawan kebatilan dengan lisan. Selain itu ada jihad amal di masa darurat yang memerlukan perhatian terhadap kondisi dan metode yang benar serta pemahaman nyata atas situasi yang ada. Pasalnya jihad semacam ini adalah perbuatan baik dan kekayaan Islam. Akan tetapi apa kondisi awal untuk terciptanya jihad itu? Kenapa seseorang yang pergi berjihad pertama harus tahu untuk tujuan apa dan dengan siapa serta di bawah bendera kelompok mana ia berjihad.  

 

Sepertinya bagi Mufti Saudi hanya pemuda Saudi saja yang penting, karena peringatan yang diberikannya hanya kepada mereka saja. Sementara itu sejumlah banyak pemuda dari negara-negara Muslim lain tertipu untuk berangkat ke Suriah mengikuti fatwa-fatwa para mubaligh ekstrem.