Menurut Kantor Berita ABNA, dengan masuknya bulan Muharram, warga muslim Syiah Bahrain menyambutnya dengan melakukan perarakan karnaval di kawasan Barat Manama, ibu kota negara tersebut untuk mengenang kesyahidan Imam Husain as. Perakakan yang diramaikan ratusan orang tersebut yang awalnya berjalan lancar kemudian diliputi kepanikan karena agen rezim Al Khalifah menyerang para warga dengan menembakkan semburan gas air mata dengan membabi buta.
Perarakan yang kebanyakan kaum ibu-ibu dan anak-anak menjadi bubar seketika dan diantara mereka mengalami sesak nafas akibat serangan tersebut. Tidak sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, keamanan rezim jauh-jauh hari sebelumnya akan memberikan peringatan keras akan larangan peringatan Asyura ditempat-tempat umum, tahun ini tidak ada aturan serupa, dan tanpa pemberitahuan dan ancaman terlebih dahulu, keamanan rezim secara mengejutkan menyerang para warga yang tidak bersenjata.
Partai al Wefaq mengecam tindakan brutal aparat keamanan tersebut.