27 September 2013 - 08:52
Ulama Sufi Libya Terbunuh, Salafi dan IM Tertuding sebagai Pelaku

Syeikh Mustafa bin Rajab al-Mahjubi al-Idrisi baru-baru ini dibunuh di depan rumahnya sendiri, kota Derna, wilayah al-Fata'ih. Berdasarkan laporan yang dapat dihimpun, sekumpulan militan Takfiri lengkap bersenjata dikatakan menyerang ulama keturunan Ahlul Bait tersebut.

Menurut Kantor Berita ABNA,  berkenaan dengan peristiwa pembunuhan salah seorang ulama Sunni yang memiliki garis keturunan Rasulullah Saw di Libya, para pemimpin Sufi Mesir dan Libya menuding kelompok salafi ekstrim dan Ikhwanul Muslimin sebagai dalang dan provokator dibalik peristiwa tersebut.

Syeikh Mustafa bin Rajab al-Mahjubi al-Idrisi baru-baru ini dibunuh di depan rumahnya sendiri, kota Derna, wilayah al-Fata'ih. Berdasarkan laporan yang dapat dihimpun, sekumpulan militan Takfiri lengkap bersenjata dikatakan menyerang ulama keturunan Ahlul Bait tersebut.

Al-Mahjubi yang merupakan anggota "Syura Tertinggi Ilmu Majelis Dakwah dan Bimbingan Libya" serta salah seorang pemimpin Sufi yang mempunyai banyak karya ilmiah dalam bidang Irfan dan Akhlak. Diantara hasil karya beliau adalah Alfiya al-Mahjubi yang memuat 1000 bait syair akhlak dan sufi. Selain itu beliau juga pernah menulis kitab "Maulud Nur Anwar al-Nabi al-Musthafa al-Mukhtar" yang pernah memenangi karya ilmiah terbaik peringkat internasional.

Dr. Syarif Abdullah al-Nashir Hilmi selaku Sekjen Pesatuan Sufi Mesir dan Presiden Persatuan Perhimpunan Al Bait al-Sharif  menyatakan kecaman keras terhadap peristiwa pembunuhan tersebut.

Idrisi merupakan anak cucu Idris bin Abdullah al-Kamil bin al-Hasan al-Muthanna bin Hasan al-Mujtaba (793-788 Masihi).

Walaupun pengikut Sufi tergolong dalam mazhab Ahlusunnah Wal Jamaah,  namun mereka ini tetap menjadi sasaran pembunuhan militan Wahabi akibat mengaku sebagai pencinta Ahlul Bait. Militan Wahabi dikatakan mengambil kesempatan untuk menjalankan aktivitas teror dan kekerasan di Mesir, Tunisia dan Libya setelah negara-negara tersebut mengalami pergolakan politik.