Menurut Kantor Berita ABNA, Gerakan Hizbullah Lebanon mengecam serangan roket ke istana kepresidenan di Baabda Dan menilainya dijadikan sarana bagi sejumlah media untuk menyulut fitnah di dalam neger Lebanon.
FNA (2/8) melaporkan, Hizbullah dalam pernyataannya mengecam upaya sejumlah media yang sengaja memanfaatkan insiden tersebut untuk menyulut fitnah di Lebanon.
Dalam pernyataan itu disebutkan pula, serangan roket itu menunjukkan bahwa ada tangan-tangan kriminal yang berusaha menghancurkan lembaga-lembaga militer Lebanon.
Hizbullah menekankan akan selalu bersama dengan militer dalam kondisi apapun. Tindak kejahatan itu menurut Hizbullah mengindikasikan ketidakmampuan pelakunya untuk mempengaruhi opini umum.
Kamis (1/8) dua roket menghantam kawasan Baabda di dekat istana kepresidenan. Namun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.