Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib shalat Jumat Tehran, Ayatullah Mohammad Ali Movahhedi Kermani, menilai pemilu presiden periode ke-11 Iran sebagai kemenangan besar bangsa Iran dalam menciptakan epik politik.
Ayatullah Movahhedi Kermani dalam khutbah Jumatnya (21/6) mengapresiasi paritisipasi massif rakyat Iran dalam menciptakan epik politik itu dan mengatakan, "Partisipasi epik ini merupakan jawaban atas seruan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran (Rahbar) agar masyarakat berpartisipasi massif dalam pemilu presiden."
Ditambahkannya pula bahwa epik politik 14 Juni 2013 itu kembali memuliakan bangsa Iran dan mengalahkan musuh Revolusi Islam.
Khatib shalat Jumat Tehran juga menyampaikan selamat kepada Presiden terpilih Iran Doktor Hassan Rohani dan menilainya sebagai seorang pemimpin yang handal dan patuh kepada Wali Faqih yang memiliki prestasi cemerlang baik sebelum atau setelah kemenangan Revolusi Islam Iran.
Ayatullah Movahhedi Kermani menjelaskan bahwa Presiden terpilih Iran harus senantiasa memegang teguh perintah Allah Swt dan Al-Quran serta memilih tim kerja dan penasehat yang layak, dalam mengarahkan beban berat tugas sebagai presiden untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
Khatib shalat Jumat Tehran juga berharap Presiden terpilih Iran sukses dalam membentuk sebuah kabinet yang kokoh dan kompeten di bidang eksekutif.
Di bagian lain pernyataannya, Ayatullah Movahhedi Kermani juga menyampaikan selamat atas keberhasilan timnas sepakbola Iran "Tim Melli" lolos masuk ke Piala Dunia 2014 di Brazil.
Pada khutbah pertama, Ayatullah Movahhedi Kermani menjelaskan bahwa pada masa kemunculan Imam Mahdi as, tingkat kezaliman para kaum lalim terhadap orang-orang tertindas akan mencapai pada puncaknya.
"Kezaliman yang terjadi di berbagai belahan dunia termasuk Bahrain dan Suriah jangan sampai menimbulkan keputusasaan, karena meningkatnya kezaliman para kaum penjahat terhadap kaum tertindas itu mengindikasikan semakin dekatnya kemunculan sebuah kemenangan besar," tuturnya.