Menurut Kantor Berita ABNA, pihak Universitas Internasional al Mustafa Qom Republik Islam Iran mengeluarkan pernyataan resmi yang berisi kecaman terhadap penghinaan terhadap kehormatan sahabat Nabi Saw Hujr bin 'Adi dengan membongkar makamnya dan mengeluarkan jasadnya dan dipindahkan ditempat yang tidak diketahui. Aksi keji tersebut dilakukan kelompok pemberontak Suriah yang berpaham Wahabi yang aksi-aksi teror mereka mendapat dukungan fatwa dari ulama-ulama mereka.
Berikut teks lengkap pernyataan resmi yang dikeluarkan Universitas Internasional al Mustafa Qom Republik Islam Iran:
وَسَیَعْلَمُ الَّذِینَ ظَلَمُوا أَیَّ مُنقَلَبٍ یَنقَلِبُونَ
" Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali." (Qs. Asy Syu'araa': 227)
Kelompok takfiri dan teroris yang berada di Suriah, telah melaukan perbuatan keji dan biadab yang akan dikecam setiap muslim dan insan-insan yang mencintai kebebasan. Makam sahabat Nabi Saw yang mulia Hujr bin 'Adi mereka bongkar, mereka gali dan menghinakannya dengan mengeluarkan jasad yang terkubur didalamnya dan membawanya.
Universitas Internasional al Mustafa Qom Republik Islam Iran menyatakan kecaman keras dan kutukan atas perbuatan biadab dan syaitani tersebut. Aksi biadab tersebut bisa saja mereka lanjutkan terhadap tempat-tempat lainnya yang dimuliakan mayoritas kaum muslimin di Suriah. Kelompok Wahabi takfiri, Amerika Serikat, negara-negara Eropa dan raja-raja Arab yang memberikan dukungan dan bantuannya terhadap kelompok pemberontak Suriah memikul tanggungjawab atas penghinaan besar terhadap makam sahabat Nabi yang merupakan situs bersejarah Islam tersebut.