Menurut Kantor Berita ABNA, Faishal Miqdad wakil menteri luar negeri Suriah secara tegas menyatakan bahwa dukungan yang mereka dapatkan dari negara-negara lain murni hanya merupakan dukungan moril dan simpatik atas nama kemanusiaan tanpa ada sedikitpun bantuan dan dukungan secara material apalagi berupa bantuan persenjataan dan pasukan militer.
Sebagaimana yang disiarkan media berita al 'Alam, Faishal Miqdad menyatakan, "Dukungan Amerika Serikat terhadap kelompok oposisi menyebabkan kerusakan yang timbul lebih besar dari kerusakan akibat serangan 11 September di Amerika Serikat."
Pejabat Suriah tersebut melanjutkan bahwa bantuan dan dukungan AS terhadap kelompok oposisi hanya akan menjauhkan mereka dari harapan yang hendak mereka capai. "Yang mereka lakukan tidak ubahnya menyalakan api disatu titik, namun membakar semua yang ada." Tegasnya.
Faishal Miqdad dalam lanjutan pernyataannya menyebutkan militer Suriah saat ini sedang menghadapi pasukan sekutu yang beranggotakan 37 negara sementara kekuatan Suriah hanya bertumpu pada kekuatan militer yang mereka punyai serta dukungan luas rakyat Suriah. Beliau menegaskan dalam militer Suriah sama sekali tidak terdapat anasir militer dari Iran maupun Hizbullah Lebanon.