Menurut Kantor Berita ABNA, Reza Amriri atas beberapa kejadian terakhir di Suriah, mengecam keras aksi kekerasan dan teror yang dilakukan oleh kelompok teroris Suriah, khususnya serangan terhadap universitas Damaskus, terbunuhnya secara sadis civitas akademika kampus dan demikian pula penyerangan terhadap sejumlah masjid yang diantaranya menyebabkan syahidnya Syaikh Hasan Saif al Din imam jama'ah masjid Jami' Halab.
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran urusan Arab dan Afrika tersebut turut mengecam campur tangan asing terhadap masalah internal Suriah dan menyebut campur tangan tersebut terutama dukungan terhadap kelompok oposisi dengan memberikan bantuan persenjataan dan sokongan dana menyebabkan masalah di Suriah semakin berlarut-larut. Beliau dihadapan para wartawan juga menegaskan dukungan Republik Islam Iran terhadap rakyat Suriah yang menghendaki terwujudnya stabilitas politik dan keamanan di Negara mereka. Pejabat Tinggi Iran tersebut menyebutkan, jalan terbaik yang ditempuh pemerintah Suriah adalah mengadakan dialog nasional dengan rakyat Suriah untuk menentukan masa depan bangsa mereka sendiri.
Sementara itu Wakil Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran urusan Arab dan Afrika Hossein Amir Abdollahian mengatakan, cara terbaik untuk mengakhiri kekerasan di Suriah adalah menghentikan aliran senjata kepada militan di negara Arab itu.
Hal itu disampaikan Amir Abdollahian dalam konferensi pers di Kairo, ibukota Mesir, pada Senin (1/4). Amir Abdollahian juga menyerukan kepada negara-negara tetangga Suriah untuk mengontrol ketat perbatasan mereka sebagai upaya untuk menghentikan penyelundupan senjata ke negara Arab itu.
"Berbagai senjata dikirim ke Suriah melalui perbatasan di seluruh negeri dan banyak kelompok bersenjata tak dikenal juga telah memasuki negara itu dari perbatasan yang berbeda…," ujarnya.
Amir Abdollahian tiba di Kairo pada Sabtu dan telah mengadakan pembicaraan tentang situasi di Suriah dengan Utusan Khusus PBB dan Liga Arab untuk Suriah Lakhdar Brahimi, Sekretaris Jenderal Liga Arab Nabil al-Arabi dan Menteri Luar Negeri Mesir Mohamed Kamel Amr.
Ia mengatakan, Tehran dan Kairo "berbagi pandangan yang sama" terkait cara untuk mengakhiri kekerasan di Suriah. "Kami setuju untuk menolak setiap intervensi asing di Suriah," tandasnya.
Lebih lanjut Amir Abdollahian memperingatkan bahwa kekuatan-kekuatan asing tengah berusaha menghancurkan Suriah dengan cara memicu krisis di negara Arab itu.
Wakil Menlu Iran urusan Arab dan Afrika juga membantah klaim tak berdasar bahwa Tehran intervensi dalam urusan negara-negara Arab. Ia menegaskan bahwa Republik Islam memiliki kepentingan bersama dengan negara-negara regional, tegasnya sebagaimana yang diberitakan media berita IRIB.