29 Maret 2013 - 19:30

Presiden Iran menegaskan, Republik Islam senantiasa mengejar keadilan, perdamaian dan kejujuran serta tanpa mengindahkan makar politik yang marak di tingkat internasional tetap tegar menghadapi kubu arogan dunia.

Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad menilai sangat buruk kinerja sejumlah kekuatan dunia dalam melancarkan makar politik di pentas internasional.

Ahmadinejad Kamis sore (28/3) saat bertemu dengan para dubes baru Iran di sejumlah negara sebelum keberangkatan mereka ke tempat tugas mengatakan, "Republik Islam Iran menentang keras setiap permainan politik tak adil sejumlah negara demi meraih tujuan imperialis mereka terhadap berbagai bangsa dunia."

Presiden Iran menambahkan, Republik Islam senantiasa mengejar keadilan, perdamaian dan kejujuran serta tanpa mengindahkan makar politik yang marak di tingkat internasional tetap tegar menghadapi kubu arogan dunia.

Kepada para dubes baru Iran yang bakal ditugaskan di Bosnia, Hongaria, Norwegia, Uruguay dan Serbia, Ahmadinejad menekankan, "Para dubes harus menyampaikan kepada dunia pesan bangsa Iran terkait mekanisme menggapai kehidupan sejati dan menggalang hubungan baru serta adil di tingak internasional."

Ahmadinejad seraya mengisyaratkan urgensitas kewaspadaan di tingkat internasional, menambahkan, Republik Islam Iran jujur dalam memainkan peran dan partisipasinya di pentas internasional dan jika Tehran menggalang hubungan persahabatan dengan negara lain maka Iran akan komitmen dengan hubungannya tersebut.

Ahmadinejad mengatakan, Republik Islam menentang setiap kezaliman, arogansi dan penjajahan. Iran secara transparan menyuarakan penolakannya tersebut dan tidak memilah-milah dalam setiap statemennya.

"Islam dan Revolusi Islam Iran tidak terbatas pada kalangan tertentu. Ini milik semua rakyat dan jika Islam merambah ke semua wilayah maka secara wajar semua  pihak akan mengecap anugerah yang dibawa Islam," tandas Ahmadinejad.