Menurut Kantor Berita ABNA, Syaikh Ja'far Abdullah, petinggi Universitas al Azhar di Mesir menyatakan, tidak ada dalih dan alasan apapun untuk menghalangi pelajar asal Iran untuk menuntut ilmu di universitas terkemuka di dunia Islam tersebut.
Beliau menyatakan, "Kami menerima dan menyambut dengan baik mahasiswa maupun pelajar agama dari seluruh dunia, namun mereka sebelumnya harus lulus tes dan ujian masuk yang kami berikan yaitu test al-Qur'an al karim dan beberapa masalah syar'i, terutama harus istimewa dalam nilai bahasa Arab."
"Sampai saat ini, di Universitas al Azhar belum satupun ada mahasiswa yang tercatat berasal dari Iran, dan jumlah pelajar di universitas ini mencapai setengah juta orang." Lanjutnya.