Menurut Kantor Berita ABNA, Hadhrat Ayatullah Imam Khomeini rahimahullahu ta'ala dalam pesan terakhir tabun barunya kepada rakyat Iran menegaskan, "Perubahan menjadi lebih baik adalah bahwa pada tahun baru ini ada perubahan yang lebih baik yang kita hasilkan."
Berikut pesan terakhir ulama besar yang menjadi pendiri Republik Islam Iran tersebut, berkenaan dengan masuknya tahun baru 1368 HS (bertepatan tahun 1989 M):
Bismillahirrahmanirrahim
Perubahan ke arah yang lebih baik adalah insya Allah dalam tahun baru ini kita melakukan perubahan ruhiyah, yaitu bahwa benar-benar terjadi perubahan pada diri kita. Sebagaimana yang dilakukan para Anbiyah as sepanjang sejarah mereka dari awal sampai akhir, perang dan perdamaian yang mereka lakukan adalah semata-mata hanya untuk Allah SWT. Tidak seorangpun Nabi yang berperang kecuali karena Allah, dan tidak seorang Nabi pun yang melakukan perjanjian perdamaian kecuali karena Allah SWT.
Dan tahun baru pada kali jatuh diantara dua hari raya besar Islam. Yaitu hari wiladah Imam Husain as tokoh yang menghidupkan Islam sejak awal penyebaran Islam sampai akhir zaman, dan hari 15 Sya'ban, hari lahirnya Imam Zaman afs yang menjadi penjaga agama Allah SWT. Dan kita yakin, rakyat Iran pada tahun baru ini akan menjalankan amalan-amalan yang sesuai dengan tuntunan para Anbiyah as dengan harapan mampu mengalahkan hawa nafsu yang menjerumuskan. Manusia sepanjang umurnya bertarung dengan hawa nafsu sehingga membutuhkan kedisiplinan dan kegigihan. Dan saya harus mengakui bahwa tidak berhasil dalam pertarungan ini. Namun saya yakin rakyat Iran dan seluruh kaum muslimin sedunia akan melakukan sebuah perubahan besar di tahun ini karena Allah SWT. Bukan karena nafsu kekuasaan, bukan karena ambisi pribadi, bukan karena hawa nafsu. Dan Allah SWT insya Allah memberikan taufik kepada kita semua untuk mampu berjihad di jalan Allah SWT. Dan Insya Allah keberkahan bagi semua pada hari ini. Dan semoga Allah SWT mempersatukan kaum muslimin dalam menghadapi setan besar yang merupakan musuh bersama.