Menurut Kantor Berita ABNA, pemerintah Bahrain rabu (13/3) mengumumkan DR. Ghasan Dhaif seorang petugas kesehatan setelah mendekam dalam penjara rezim Bahrain selama satu tahun akhirnya dibebaskan. Dilansir dari Koran resmi Bahrain "Al Wasath" yang menulis, DR. Ghasan Dhaif akhirnya bebas setelah satu tahun terpenjara.
Disebutkan DR. Ghasan Dhaif ditangkap oleh pihak keamanan Bahrain pada tanggal 2 Oktober 2012 bersama dengan beberapa rekannya sesama petugas medis diantaranya Ali Al 'Akri, Mahmud Asghar, Sa'id al Samahiji, Ibrahim al Damastani dan Ibrahim Abu Idris. Kesemua petugas medis tersebut ditangkap dengan alasan melanggar aturan pemerintah yang menetapkan pelarangan untuk memberikan bantuan pengobatan kepada para demonstran yang terluka.
Rakyat Bahrain telah memasuki tahun kedua perlawanannya menghadapi kekejaman rezim Ali Khalifah yang mendapat bantuan materil dan kesatuan militer dari Arab Saudi. Ratusan nyawa telah melayang akibat aksi kekerasan pihak keamanan rezim Bahrain dalam upayanya menghentikan aksi demonstrasi rakyat Bahrain yang menuntut keadilan dan perubahan di Negara yang menerapkan sistem kerajaan keluarga tersebut.