Menurut Kantor Berita ABNA, Seorang anak kecil gugur syahid karena menghirup gas beracun yang ditembakkan oleh aparat keamanan Bahrain.
Dilansir dari Alalam (27/1) yang melaporkan, Front al-Haq dan al-Wafa' al-Islami Bahrain menyatakan, Qasim Habib Ja'far Marzuq, berusia delapan tahun, gugur syahid karena tercekik gas beracun yang ditembakkan aparat rezim al-Khalifa.
Para aktivis Bahrain menyebarkan gambar-gambar bagaimana aparat brutal Bahrain yang didukung pasukan Saudi menyerang rumah Qasim itu di desa Karbabad.
Kelompok-kelompok revolusi meminta warga bahrain untuk ikut serta dalam acara pemakaman syahid ini Ahad sore (27/1).
Pasukan rezim al-Khalifa membubarkan demonstrasi warga dengan menembakkan gas beracun. Warga Bahrain berpendapat bahwa yang digunakan aparat al-Khalifa bukan gas air mata melainkan gas beracun.
Dengan syahidnya anak Bahrain ini, jumlah total korban jiwa akibat keberingasan aparat keamanan Bahrain sejak melerusnya gerakan perlawanan rakyat menembus angka 100 orang.