Menurut Kantor Berita ABNA, Gembong kelompok teroris Front al-Nusrah, yang menurut sejumlah sumber adalah afiliasi al-Qaeda, untuk pertama kalinya mengaku telah merencanakan pembentukan pemerintahan Taliban di Suriah.
Alalam (29/12) melaporkan, Abu Muhammad al-Joulani, seorang pemimpin Front al-Nusrah dalam rekaman suara terbarunya yang ditujukan kepada para anggota kelompok ini mengatakan, "Penggulingan pemerintahan Suriah akan menimbulkan kekosongan besar di negara ini, dan kalian adalah orang-orang yang tepat untuk mengisi kekosongan tersebut."
Hingga kini tidak ada data lengkap tentang Front al-Nusrah. Kelompok itu dibentuk satu setengah tahun lalu dan memulai aktivitasnya selang beberapa waktu pasca krisis di Suriah.
Menurut sebagian sumber, kelompok ini adalah afiliasi Ikhwanul Muslimin yang tokohnya adalah para ekspatriat anti-pemerintah Suriah, di Turki. Namun sebagian kelompok menilai Front al-Nusrah adalah afiliasi al-Qaeda.
Al-Joulani mengatakan, "Al-Nusrah sedang berjuang agar pasca tergulingnya pemerintahan Bashar al-Assad, sebuah rezim pro-Barat tidak berkuasa."