24 November 2012 - 20:30

Rektor Universitas al Azhar Syaikh Ahmad at Tayyib, menyatakan penolakan dan ketidaksepakatannya atas rencana kunjungan beberapa ulama al Azhar ke Iran untuk melihat lebih dekat peringatan Asyura yang dilakukan oleh rakyat Iran.

Menurut Kantor Berita ABNA, ditengah-tengah rencana lawatan beberapa ulama al Azhar yang hendak mengunjungi Iran untuk melihat lebih dekat peringatan Asyura yang dilakukan oleh rakyat Iran, rektor Universitas al Azhar Syaikh Ahmad at Tayyib, menyatakan penolakan dan ketidaksepakatannya atas kunjungan itu.

Rektor universitas al Azhar itu menurunkan perintah langsung agar kunjungan tersebut dibatalkan meskipun pengurusan paspor, visa serta tiket semuanya telah selesai. Atas pembatalan itu pihak universitas Al Azhar meminta maaf kepada Republik Islam Iran yang telah menyiapkan segala hal untuk menyambut kedatangan beberapa ulama al Azhar tersebut.

Diantara ulama al Azhar yang rencananya akan mengunjungi Iran adalah DR. Farid Hamadeh wakil rekor Universitas al Azhar, DR. Alawi Amin, salah seorang dosen dan Mahmud Syuaib salah seorang petinggi al Azhar.

Tahun lalu, beberapa universitas Mesir termasuk al Azhar mengunjungi Iran tepat pada saat rakyat Iran memperingati kesyahidan Imam Husain as. Para akademisi universitas tersebut melihat langsung bagaimana rakyat Iran memperingati Asyura. Tahun ini, kunjungan tersebut tidak terlaksana karena pembatalan sepihak dari universitas al Azhar tanpa ada penjelasan pembatalan.