Menurut Kantor Berita ABNA, Ribuan warga Bahrain baik Syiah maupun Sunni menggelar demonstrasi serentak dibeberapa kota di Negara tersebut yang menuntut rezim Khalifah di negeri tersebut mundur pada Jum'at (28/9) seusai menggelar shalat Jum'at. Aksi unjuk rasa damai serentak tersebut ditradisikan setiap Jum'at oleh warga Bahrain sejak tahun lalu untuk mengenang para syuhada yang gugur akibat aksi brutal pihak keamanan yang berusaha menghentikan aksi damai rakyat Bahrain dengan senjata api.
Meskipun sudah tidak sedikit korban jiwa yang jatuh sejak digulirkannya aksi unjuk rasa sejak Februari tahun lalu oleh militer Bahrain yang dibantu militer Arab Saudi, aksi unjuk rasa rakyat Bahrain tidak juga berhenti, bahkan semakin membesar. Dalam aksi yang dihadiri ribuan warga tersebut, selain membawa bendera nasional Bahrain, mereka juga membawa foto-foto para korban kebiadaban militer rezim.






















