Kantor Berita Internasional Ahlulbait – ABNA – Washington Post dalam laporannya menyebutkan bahwa jika Partai Demokrat berhasil merebut kendali Senat dan DPR dalam pemilu paruh waktu, Trump secara praktis akan menjadi presiden dalam sebuah periode transisi.
Laporan media Amerika tersebut melanjutkan bahwa perilaku Trump serta kekalahan-kekalahan besar Partai Republik dapat semakin memperdalam perpecahan internal di tubuh Partai Republik, khususnya antara kelompok populis dan arus utama partai.
Washington Post juga menyebutkan bahwa Partai Demokrat diperkirakan akan berupaya memanfaatkan kewenangan pengawasan yang dimilikinya serta menggunakan mekanisme pemanggilan saksi untuk menyelidiki pemerintahan Trump dan transaksi-transaksi bisnis yang terkait dengannya.
Dalam laporan tersebut, Washington Post memperingatkan bahwa apabila Partai Demokrat memenangkan pemilu paruh waktu, Trump kemungkinan akan menantang hasil pemilu tersebut.
Menurut analisis Washington Post, langkah semacam itu dapat memicu keresahan dan ketegangan yang berpotensi mengganggu stabilitas demokrasi di Amerika Serikat.
Komentar Anda