Menurut Kantor Berita ABNA, Hasan Muhammad Zahra, seorang pemuda muslim Syiah berusia 16 tahun yang berasal dari kawasan timur Arab Saudi, hari rabu (26/9) lalu ditembak oleh pihak keamanan Arab Saudi sewaktu sedang menyertai demonstrasi mengecam film anti-Islam yang menistakan Nabi Muhammad saw, dan kabar terakhir sabtu (29/9) menghembuskan nafasnya yang terakhir. 3 hari pertolongan medis pasca penembakan tidak mampu menyelamatkan jiwa korban.
Aksi unjuk rasa di beberapa kota di wilayah Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir semakin meluas. Meski mendapat larangan keras dari pemerintah rezim Saudi dan keluarnya fatwa pengharaman demonstrasi oleh ulama-ulama Mufti Saudi tidak menghalangi warga kawasan timur Arab Saudi menggelar aksi demonstrasi secara serentak. Dikabarkan aksi-aksi turun ke jalan tersebut menuntut penegakan keadian di negeri monarki tersebut juga diikuti ratusan kaum perempuan. Untuk menghentikan aksi damai warga tersebut, pihak keamanan Saudi secara brutal menembaki para demonstran dengan senjata api. Disebutkan dalam dua hari terakhir, selain Hasan Muhammad, dua korban penembakan lainnya telah meninggal dunia, Khalid al Labad seorang aktivis HAM dan Muhammad Habib al Manasif pemuda berusia 16 tahun.